Pertemuan para dewa ini tentu melibatkan Dewa Penjaga Arah Mata Angin yang disebut Dewata Nawa Sanga yakni Dewa Wisnu, Sambhu, Iswara, Maheswara, Brahma, Rudra, Mahadewa, Sangkara dan Siwa.
Kemudian atas pertimbangan nilai moral, sejumlah jero mangku bersepakat membuat semacam simbolisasi pertemuan seluruh Bhatara ini yang diwujudkan ke dalam Benang Sanga Datu.








