Therapy Sacral Kranial Dan Manfaatnya

0
2832
Therapy Sacral Kranial Dan Manfaatnya

Mungkin banyak masyarakat belum mengerti apa itu Therapy Sacral Kranial. Terapi yang juga disebut Therapy Kraniosakral ini dikembangkan dari aliran kedokteran osteopati kranio-sakral oleh Dr. Sutherland pada awal abad ke-20. Terapi sacral kranial  adalah bentuk lembut, non-invasif dari bodywork yang membahas tulang kepala, tulang belakang dan sacrum. Tujuannya adalah untuk melepaskan kompresi di daerah-daerah yang meredakan stres dan rasa sakit. Terapi sakral kranial juga berfungsi  untuk mengembalikan posisi alami dari tulang dan dapat menurunkan stres dari cedera kronis serta memberikan bantuan dari sakit kepala migrain, sakit leher dan punggung, gangguan sendi temporomandibular (radang sendi yang menghubungkan rahang bawah pada tengkorak ) dan banyak lagi.

Sebuah penelition dari National Headache Foundation, sekitar 28 juta orang Amerika menderita sakit kepala migrain. Penyebab utama terjadinya  migrain dipicu oleh stres dan kurangnya waktu  tidur. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Behavioral Medicine, peneliti menemukan bahwa peserta yang menerima bodywork seperti Cranial sacral Therapy memiliki kualitas tidur yang lebih baik dan lebih sedikit migrain dibandingkan mereka  yang tidak.

 Pada kulit kepala kita memiliki otot, dan banyak yang tidak menyadari hal itu, dan dengan bantuan pijatan dikulit kepala, akan bisa mengatasi rasa sakit di kepala. Seorang Therapist Pijat dan koordinator pelatihan guru untuk Holistik Institute National di Emeryville, California mengatakan  “Otot-otot yang bertanggung jawab untuk membuat ekspresi wajah kita, mengalami banyak ketegangan di sana, terutama ketika menatap komputer sepanjang hari atau ketika kita berada di bawah tekanan banyak stres.

Selain itu Terapi Kraniosakral juga efektif menangani disfungsi yang berhubungan dengan stres (insomnia, kelelahan kronis, pencernaan, kecemasan dan temporomandibular joint), atau berbagai masalah hilangnya penciuman dan pengecapan, tinnitus (telinga berdengung), vertigo dan masalah neuralgia seperti sciatica (nyeri sepanjang saraf pangkal paha) dan tic douloureux (sekalor).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here