Kamu yang baru lulus kuliah atau yang sudah bekerja, namun ingin mencari pekerjaan baru, pasti memerlukan yang namanya Curiculum Vitae atau yang biasa disebut CV. Didalam CV dijelaskan tentang biodata diri pribadi kamu, Data Sekolah, atau pun pengalaman kerja dan juga keahlian kamu secara lengkap dan jelas. Melalui CV inilah sebuah perusahaan akan dapat menilai seberapa kompeten dirimu untuk sebuah posisi yang akan di lamar. Dan juga dari CV inilah akan dinilai apakah kamu layak atau tidak mengikuti tes atau wawancara dalam seleksi penerimaan kerja.
Kini dengan teknology yang semakin canggih, banyak tutorial pembuatan CV yang tersedia di Internet, yang mungkin bisa kamu jadikan bahan atau contoh untuk membuat CV kamu semakin menarik dan tentunya profesional. Beberapa dari kamu pasti penasaran dengan apa sich sesungguhnya sebuah perusahaan lihat dari sebuah CV …? Berikut adalah ulasannya…!
- Sesuaikan atau kesesuaian pengalaman kerja
Sebuah perusahaan melihat apakah pengalaman kerja kamu sesuai dengan posisi yang ditawarkan. biasanya perekrut akan lebih mengutamakan calon yang sebelumnya telah berpengalaman dibidang yang sama. Terlebih lagi atau akan menjadi nilai plus buat kamu jika kamu berprestasi dibidang tersebut.
- Jabatan Terakhir
Poin ini masih berkaitan dengan yang pertama. Selain melihat kesesuaian pengalaman kerja kamu, poin penting perusahaan akan tercurah pada jabatan terakhir kamu diperusahaan sebelumnya. Dengan melihat hal ini, perekrut bisa mendapatkan gambaran umum tentang skill apa yang seharusnya sudah kamu punya dan bagaimana pencapaian kamu. Maka dari itu, usahakan untuk membuat pengalaman kerja dengan yang terbaru di posisi paling atas.
- Riwayat tempat kerja yang lama ( Pada saat Interview )
Banyak orang kadang tidak akan betah bekerja di suatu tempat, entah itu karena situasi yang kurang nyaman atau management perusahaan yang kurang bagus. Nah…Seorang perekrut biasanya akan bertanya, kenapa kamu ingin pindah atau berhenti ditempat kerja yang sebelumnya. Mereka biasanya ingin mengetahui alasan dibalik kamu berhenti bekerja di tempat sebelumnya. Hal ini untuk mengantisipasi hal yang sama tidak terjadi dikemudia hari dan juga membantu perusahaan setidaknya lebih mengenal tentang kepribadian kamu.
Kamu mungkin merasa hal ini tidak penting, tapi sesungguhnya bisa membuta kamu kehilangan kesempatan untuk mengikuti tes atau seleksi penerimaan kerja. Usahakan membuat CV kamu tanpa cacat teknis, seperti typo, kesalahan gramatika, gaya bahasa yang tidak profesional, dan lain sebagainya. Dari segi isi, pastikan kamu tidak memasukkan hal – hal yang kurang relevan dengan posisi yang kamu apply. Hindari juga kata – kata yang terkesan terlalu melebih-lebihkan kemampuan kamu. Ingatlah bahwa pengalaman kerja kamu berbicara lebih banyak.
GOOD LUCK !!!








