Selamat Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1937

0
2508

Hari Raya Nyepi 2015 yang bisa juga di sebut sebagai Tahun baru bagi Umat Hindu, adalah Hari Raya bagi Umat Hindu yang selalu dirayakan setiap tahun. Hari Raya Nyepi 2015 tepat di tanggal 21 maret, jatuh dalam hitungan Tilem Kesanga (IX) yang diyakini merupakan hari pensucian dewa-dewa yang di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup.

Nyepi berasal dari kata sepi yang sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan caka, yang dimulai pada tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan menyepi. Selama perayaan, segala aktifitas ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional, kecuali untuk rumah sakit.

Tujuan utama perayaan hari raya ini untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam menyucikan Bhuana Alit yakni alam manusia atau microcosmos dan Bhuana Agung atau macrocosmos yakni alam semesta. Sama dengan perayaan di tahun sebelumnya, Hari Raya Nyepi 2015 memiliki berbagai rangkaian upacara umat Hindu, khususnya di daerah Bali.

1. Melasti, Tawur (Pecaruan), dan Pengrupukan

Tiga atau dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu melaksanakan Penyucian dengan upacara Melasti atau Melis/Mekiyis. Di hari yang sama, segala sarana persembahyangan di Pura diarak ke pantai atau danau, karena laut atau danau merupakan sumber air suci dan dapat membersihkan segala leteh (kotor) di dalam diri dan alam. Sehari sebelum Nyepi, pada tilem sasih kesanga, umat Hindu melakukan upacara Buta Yadnya di masing-masing keluarga, banjar, desa, kecamatan, dan lainnya sambil menyiapkan salah satu dari jenis-jenis caru atau sesajian.

Tawur atau pecaruan merupakan penyucian/pemarisuda Buta Kala dan segala leteh. Kegiatan ini diikuti oleh upacara pengerupukan, yakni penyebaran nasi tawur, mengobori rumah dan pekarangan, menyemburi rumah dan sekitar dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja untuk mengusir Buta Kala dari kawasan rumah dan sekitar.

2. Puncak Acara Hari Raya Nyepi

Esoknya, yakni di pinanggal pisan, sasih Kedasa tepat di puncak Hari Raya Nyepi. Di hari tersebut suasana sunyi tanpa ada aktivitas seperti biasa. Para umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian yang terdiri dari, amati geni (tiada api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tiada hiburan).

3. Ngembak Geni (Ngembak Api)

Upacara terakhir dari perayaan Tahun Baru Saka merupakan hari Ngembak Geni yang dilaksanakan pada pinanggal ping kalih atau esoknya. Di hari tersebut, umat Hindu melakukan Dharma Shanti bersama keluarga besar dan tetangga, saling mengucap syukur dan memaafkan.

Itulah serangkaian upacara yang akan dilaksanakan dalam perayaan Nyepi setiap tahunnya. Ternyata perayaan tahun baru ini memiliki makna yang sangat baik. Akhir kata, kami dari Ticktab.com mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi 2015 untuk ticktabers yang merayakannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here